Berikut kami sampaikan penjelasan singkatnya....
Untuk menjadi mitra siomay menteng, sangat mudah dan simple sekali.
berikut keterangan yang kami kami akan kami sampaikan:
Dari harga 6jt, fasilitas yang didapatkan :
- Gerobak 1 set plus kanopy
- Peralatan jualan siomay (panci, kompor gas 1tungku, tabung gas 3kg,
selang, regulator, piring, garpu, pisau)
- Plus stok awal untuk jualan perdana dengan jumlah sekitar 100-150pcs
komposisi campur (siomay, siomay tahu, siomay pare)
- xbanner 1buah, spanduk 1buah
- NO ROYALTY FEE no TIME LIMIT
- TIDAK ADA BAGI HASIL LAGI... seluruh margin untuk mitra...
Mengudap Fulus Aduhai lewat kemitraan siomay
Berikut kami tuliskan sebagian petikan dari sumber tablod KONTAN edisi 6 - 14 September 2010 yang berjudul "Mengudap Fulus Aduhai lewat kemitraan siomay: dalam rangka
Menimang-Nimang TAWARAN KEMITRAAN Beberapa Merk siomay.
Yang akan kami tuliskan di sini yang berkaitan dengan Siomay Menteng saja.
Siomay termasuk jajanan yang sangat populer di Indonesia. Tak hanya populer, ternyata siomay juga mendatangkan peluang bisnis yang menggiurkan. Jika berminat terjun ke usaha ini, ada tawaran kemitraan yang mungkin bisa Anda pertimbangkan.
Selain bakso, siomay termasuk jajanan favorit masyarakat. Bisa dibilang, jajanan siomay sudah merakyat. Selain harga bersahabat dan mengenyangkan, rasa siomay yang gurih membuat kudapan ini cepat mendapat tempat.
Sajian jajanan yang terbuat dari tepung dan ikan ini biasanya berteman tahu kukus, pare, sayur kol, atau telur rebus. Sebagai pelengkap, sajian siomay disiram dengan bumbu saus kacang plus sedikit perasan jeruk nipis.
Bukan hanya terasa nikmat di lidah, siomay juga bisa mendatangkan peluang usaha yang menjanjikan fulus tak kalah lezat. Makanya, banyak orang tergiur menjajal peruntungan dari berjualan siomay. Dari mulai penjaja keliling dengan memakai sepeda, gerobak, kaki lima, hingga yang kelas resto.
Betul, pemain usaha siomay saat ini sudah tak terhitung. Tapi, jangan khawatir, peluang usaha siomay masih belum tertutup. “Pasar siomay sangat luas, karena hampir semua orang menyukainya,” kata pemilik usaha Siomay Menteng, Ferryano Prawirakusuma.
Tak heran, sudah banyak pelaku usaha siomay yang mengembangkan usahanya dengan skema kemitraan. Kalau Anda berminat mencoba usaha siomay ini secara instan, barangkali Anda bisa menimbang-nimbang tawaran mereka.
Kebetulan beberapa pebisnis siomay yang mengincar pasar menengah telah membuka pintu kerja sama investasi. “Kompetitor di pasar menengah ini sedikit,” kata Ferryano.
Enaknya kalau memulai bisnis dengan skema kemitraan ini, mulai dari bahan baku sampai prosedur penjualan itu sudah disiapkan oleh si pemilik kemitraan. Jadi, Anda tinggal mencari lokasi dan berjualan saja. Berminat?
Siomay Menteng
Usaha Siomay Menteng dirintis oleh Ferryano Prawirakusuma pada 2001 di Menteng, Jakarta Pusat. Pria yang akrab disapa Ferry ini berkisah, awalnya ia berjualan memakai gerobak keliling. Hanya dalam kurun waktu lima tahun, bisnis siomay Ferry berkembang pesat. Saat itu, Ferry sudah memiliki sekitar 20 gerobak siomay.
Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2007, Ferry mulai menawarkan kemitraan. Kini, Ferry memiliki 57 gerai Siomay Menteng. “Kebanyakan berlokasi di Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang,” kata Ferry.
Membidik pembeli kelas menengah, Ferry mengaku Siomay Menteng memiliki rasa ikan tengiri asli. “Rasanya bisa diadu dengan siomay lain, dan kami tidak memakai pengawet,” ujarnya berpromosi.
Siomay Menteng menawarkan tiga paket kemitraan untuk jangka waktu lima tahun: paket Rp 5 juta, Rp 6 juta, dan paket Rp 7,5 juta. Setiap paket mendapat fasilitas gerobak dan tungku yang memuat 300 buah siomay. “Paling banyak mitra kami memilih paket Rp 5 juta,” kata dia.
Dalam setiap paket tersedia peralatan dan perlengkapan yang berbeda. Contohnya, pada paket Rp 5 juta cuma disediakan gerobak, kompor satu tungku, panci, piring, dan sendok. Untuk paket Rp 6 juta disediakan gerobak yang sudah dipasangi kanopi.
Ada pun paket Rp 7,5 juta mendapat fasilitas tambahan gerobak yang dilengkapi kompor dua tungku. Jadi, satu tungku untuk siomay dan satu lagi untuk penggorengan.
Selain biaya kemitraan yang murah, Siomay Menteng juga tidak menetapkan kriteria lokasi secara khusus. Yang penting lokasi usaha di kawasan pemukiman penduduk, atau bisa juga di pusat perbelanjaan kelas menengah, seperti ITC, Superindo, dan minimarket. “Nanti lokasi akan kami survei,” kata Ferry.
Siomay Menteng mematok harga Rp 2.000 sampai Rp 2.500 per siomay atau Rp 10.000 per porsi. Dari harga tersebut, rata-rata mitra usaha bisa mendapat omzet Rp 300.000 per hari atau sekitar 30 porsi per hari. Bahkan, menurut pengakuan Ferry, mitra Siomay Menteng di ITC Mangga Dua, Jakarta Utara, bisa meraup omzet Rp 800.000– Rp 1 juta per hari.
Laba bersih yang masuk ke kantong mitra sekitar 30% dari omzet. Margin bisnis ini cukup gede karena biaya operasional tidak terlalu besar. Selain itu, mitra juga tidak dibebani pungutan lain, seperti royalty fee atau franchisee fee. Jadi, semua keuntungan menjadi milik mitra. “Hitungan kami, mitra bisa balik modal dalam tiga bulan,” kata dia.
Berminat Hubungi info@siomaymenteng.com






